Review Makna Lagu I Don’t Care: Tak Peduli

Review Makna Lagu I Don't Care: Tak Peduli

Review Makna Lagu I Don’t Care: Tak Peduli. Lagu “I Don’t Care” yang dibawakan Ed Sheeran bersama Justin Bieber tetap menjadi salah satu anthem paling jujur tentang sikap acuh tak acuh di tengah tekanan sosial. Dirilis pada Mei 2019 sebagai single utama dari album kolaborasi Ed Sheeran No.6 Collaborations Project, lagu ini langsung meledak di seluruh platform streaming dan radio. Dengan nada ringan, gitar akustik yang santai, dan chorus yang langsung melekat, “I Don’t Care” seolah mengundang pendengar untuk ikut mengangkat bahu dan berkata: “biarin saja”. Di tahun 2026, ketika opini orang lain terasa semakin keras dan cepat menyebar lewat layar, pesan lagu ini justru semakin terasa relevan—sebuah pengingat sederhana bahwa tidak semua hal perlu kita pedulikan. BERITA TERKINI

Latar Belakang dan Suasana Produksi: Review Makna Lagu I Don’t Care: Tak Peduli

“I Don’t Care” lahir dari sesi penulisan yang sangat kasual. Ed Sheeran dan Justin Bieber bertemu di studio, mulai bermain gitar, lalu keluarlah ide dasar lagu ini dalam waktu singkat. Produksi yang dikerjakan bersama Max Martin dan Shellback sengaja dibuat minimalis: tempo sedang, beat drum yang ringan, dan fokus besar pada vokal serta harmoni keduanya. Tidak ada drop besar, tidak ada synth berlapis-lapis—semuanya terasa seperti obrolan santai di teras rumah.
Keduanya memang sengaja ingin membuat lagu yang terdengar seperti “bukan lagu serius”, tapi justru karena itulah pesannya terasa kuat. Ed Sheeran pernah bilang bahwa konsepnya sederhana: bagaimana rasanya kalau kita benar-benar berhenti memikirkan apa kata orang lain. Justin Bieber menambahkan warna vokal yang lebih lembut dan sedikit playful, membuat lagu ini terasa seperti duet dua teman yang sedang mengeluh bareng sambil tertawa. Video klipnya pun memperkuat kesan itu—keduanya tampil biasa saja, nongkrong di berbagai tempat tanpa pretensi, seolah ingin bilang: “lihat, hidup bisa sesimpel ini”.

Makna Lirik: Kebebasan dalam Sikap Tak Peduli: Review Makna Lagu I Don’t Care: Tak Peduli

Lirik “I Don’t Care” dibuka dengan baris yang langsung to the point:

“I’m at a party I don’t wanna be at Tryna talk, but we can’t hear ourselves read between the lines”
Situasi ini sangat relatable: berada di tempat yang seharusnya menyenangkan, tapi malah merasa terjebak. Lalu datang chorus yang menjadi inti lagu:
“I don’t care when I’m with my baby, yeah All the bad things disappear Yeah, you’re making me feel like maybe I am somebody I can deal with the bad nights When I’m with my baby, yeah”
Di sini terlihat dua lapisan makna sekaligus. Pertama, ada kebebasan emosional yang ditemukan saat bersama orang yang benar-benar penting. Saat bersama “baby” (pasangan atau orang terdekat), semua kebisingan luar—gosip, judgement, ekspektasi—menguap begitu saja. Kedua, frasa “I don’t care” yang diulang-ulang bukan sekadar sikap cuek, melainkan bentuk pelepasan diri dari tekanan untuk selalu terlihat sempurna atau diterima semua orang.
Bagian lain yang menarik adalah pengakuan kecil tentang kerapuhan:
“People look at me like I’m a little bit crazy But I don’t care what they think about me”
Ini adalah pengakuan halus bahwa sikap tak peduli bukan berarti kita kebal terhadap opini orang lain—kita hanya memilih untuk tidak membiarkannya mengatur hidup. Lagu ini tidak mengajak jadi benar-benar apatis atau egois, melainkan mengajarkan prioritas: lindungi energi untuk hal-hal dan orang-orang yang benar-benar berarti, sisanya boleh dilewati.

Daya Tahan dan Relevansi di Masa Kini

Sejak rilis, “I Don’t Care” konsisten menjadi lagu yang diputar saat orang ingin melepas penat. Ia sering muncul di playlist “feel good”, “chill vibes”, atau bahkan “self-care” di berbagai platform. Di era ketika media sosial membuat kita terus-menerus disuguhi opini, perbandingan, dan standar yang mustahil, lagu ini seperti tombol pause yang lembut tapi tegas.
Di tahun 2026, ketika istilah “main character energy” dan “not my circus, not my monkeys” semakin populer, pesan “I Don’t Care” terasa seperti pendahulu dari semua itu. Lagu ini mengingatkan bahwa tidak peduli bukan berarti tidak punya empati—tapi punya batas yang sehat. Ia juga menunjukkan bahwa kebahagiaan sederhana—duduk bersama orang yang kita sayangi, tanpa memikirkan dunia luar—sering kali jauh lebih berharga daripada validasi dari ribuan orang asing.

Kesimpulan

“I Don’t Care” adalah lagu pop yang cerdas karena menyampaikan pesan mendalam lewat cara yang paling ringan. Ed Sheeran dan Justin Bieber berhasil mengemas tema pelepasan diri, prioritas hubungan, dan keberanian untuk tidak selalu menyenangkan semua orang ke dalam format yang mudah dinyanyikan bersama. Lagu ini tidak pernah berpura-pura jadi karya filosofis berat—tapi justru karena kesederhanaannya, ia berhasil menyentuh jutaan orang. Di tengah dunia yang semakin berisik, “I Don’t Care” tetap menjadi pengingat kecil yang menenangkan: boleh saja kita memilih untuk tidak peduli pada hal-hal yang tidak perlu kita pikul. Dan ketika kita benar-benar bersama orang yang tepat, semua keributan itu memang bisa lenyap seketika.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *